Evaluasi Pelaksanaan Program TEFA APPL (21 Nov 25)
SMKN 1 Suboh Situbondo melaksanakan kegiatan Evaluasi Teaching Factory (TEFA) untuk konsentrasi keahlian Agribisnis Perikanan Payau dan Laut (APPL) pada Jumat, 21 November 2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi sekolah untuk menilai efektivitas, efisiensi, serta menemukan solusi atas berbagai kendala yang muncul dalam pelaksanaan TEFA selama empat bulan berjalan.

Kegiatan evaluasi dibuka secara resmi oleh Bapak M. Ramli, S.S. selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa TEFA merupakan jembatan penting antara pembelajaran di sekolah dan dunia kerja, sehingga evaluasi rutin sangat diperlukan guna memastikan pembelajaran tetap relevan, terarah, dan berstandar industri.

Acara tersebut menghadirkan dua narasumber dari dunia industri dan dunia kerja (IDUKA), yaitu Dedy Hermasyah, S.Pi, Manajer CV. Fish Boster Centre, serta Bapak Suparno, Owner Kirana Hatchery sekaligus anggota PERPILA dan HIPILINDO. Kehadiran kedua narasumber ini memberikan sudut pandang langsung dari pelaku industri perikanan payau laut yang relevan dengan kebutuhan kompetensi siswa SMK.

Ketua Program Keahlian APPL. Ibu Pungkas Ery Saptarini, S.S.Pi, memaparkan capaian TEFA yang meliputi peningkatan keterampilan siswa dan kelancaran proses produksi. Beliau juga menjelaskan bahwa SOP berbasis industri sudah mulai diterapkan dengan baik. Beberapa kendala teknis yang muncul dijadikan bahan evaluasi untuk pengembangan TEFA selanjutnya.

Para narasumber dari IDUKA mengapresiasi pelaksanaan TEFA APPL SMKN 1 Suboh yang dinilai sudah berjalan baik dan menunjukkan perkembangan positif. Mereka juga mencatat beberapa kendala seperti sarana yang terbatas, kontinuitas produksi, dan manajemen usaha yang perlu diperbaiki. IDUKA memberikan masukan terkait penguatan kerja sama industri, peningkatan kompetensi guru, serta perbaikan alur produksi. Sekolah berharap TEFA dapat terus berkembang dan menghasilkan lulusan yang kompeten. Evaluasi ini diharapkan membuat TEFA semakin matang dan berdaya saing.